TNI Inisiasi Seminar Ruang Siber IKN, Hadirkan Rektor Uniba dan Pakar Siber

Rektor Uniba yang juga Ketua Persatuan Insinyur Indonesia Kaltim Dr. Isradi zainal, Pakar siber yang juga Rektor Universitas Pradita Prof. Eko Indrajit dan kasubdit 5 Ditkrimsus Polda Kaltim Kompol Sugeng Subagio jadi narasumber seminar nasional dengan tema Desain Arsitektur ruang siber IKN Dalam Persfektif Pertahanan keamanan guna meningkatkan cyber awareness. Acara yang dilaksanakan oleh Satsiber TNI dilaksanakan di Aula Makodam VI Mulawarman dan dibuka oleh Pangkogabwilhan II Marsekal Madya TNI didampingi wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi, Kasdam VI Mulawarman Brigjen TNI Ibnu Bintang Setiawan , Dansat Siber TNI, dan sejumlah undangan dari Forkominda, akademisi, mahasiswa dan komunitas Siber(16/9/2021)

Dalam sambutannya, Pangkogabwilhan II menyampaikan bahwa perkembangan teknologi dan informasi telah mengubah realitas baru di era digital saat ini drngan hadirnya wilayah non fisik yang dikenal sebagai ruang cyber (cyber space).

Sementara itu, Rektor uniba Isradi zainal dalam paparannya menyampaikan appresiasi kepada TNI atas prakarsa untuk melakukan seminar nasional terkait Ruang Siber (cyber space) di IKN. Isradi yang saat ini masih menjabat Sekjen Forum Dekan Teknik Indonesia (FDT) yang membawakan materi Hoax, Intelektua dan IKN dalam kaitannya dengan ruang siber (cyber space) menyatakan bahwa perkembangan teknologi dan informasi turut menunjang munculnya ‘hoax’ yang bisa berdampak negatif terhadap masyakat, bangsa dan negara yang berdasarkan hasil penelitian bersumber dari media sosial 90,3%, aplikasi chat 62,8%, situs web 34,9%,televisi 8,7 %, media cetak 5%,dll. Untuk itu diperlukan strategi untuk menghadapinya dimana salah satu diantaranya adalah intelektualitas dan sosiokultural dengan demikian diperlukan pembinaan SDM dalam nenangkal segala hal terkait Hoax dan cyber war.
Dalam kaitan dengan rencana desain ruang siber (cyber space) di IKN, sekjen Forum Forum Rektor PII yang juga wakil ketua BKM PII ini menyampaikan bahwa pihaknya bersama FDTI, PII dan Forum Rektor PII mendukung IKN yang Smart, Green, blue, forest, dan sustainable yang tertunya berbasis Industri 4.0 dan society 5.0. Secara khusus Isradi menyampaikan bahwa Desain IKN sudah digagas untuk menjadi Smart city dan modern oleh Pak Jokowi. Untuk konteks ‘SMART’, Ketua Komisi II Dewan K3 Nasional ini menyampaikan bahwa pihaknya bersama PII akan mengawal dan membantu menata IKN menjadi Kota yang SMART (Safety, Modern, Artistik, Dan Technology based). Khusus safety diharapkan agar IKN aman dari banjir, polusi, bencana, serangan siber, dll.

Selanjutnya Rektor Universitas Pradita yang juga Pakar Cyber nasional Prof Eko Indrajit mbawakan materi dengan judul Pemberdayaan SDSN pada pembangunan IKN. Dalam paparannya beliau menyatakan bahwa Indonesia mampu menciptakan kekuatan sistem siber untuk IKN di Kaltim dengan seluruhnya buah karya anak bangsa sendiri. Eko juga meyakini bahwa dengan menggunakan hasil karya anak bangsa sendiri akan lebih menjamin sistem siber nasional ketimbang bekerjasama dengan perusahaan asing atau intelejen asing.

Acara yang dimoderatori oleh cahaya yang juga mantan puteri Indonesia selanjunya menampikan Pembicara ke 3 dari Polda Kompol Sugeng Subagyo, SH yang menyampaikan Tindak Pidana kejahatan siber dalam persfektif Hukum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.